Home / Profil / Sejarah

Sejarah

Prodi Manajemen Dakwah disingkat MD, merupakan salah satu prodi yang usianya terbilang muda di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Lahir pada tanggal 29 April 2002 dengan SK Rektor No. 83/R/2002. Prodi ini sempat mengalami pasang surut masalah perizinan hingga pada tanggal 28 November 2007 dikeluarkan SK dengan No. 724/R/2007, menjadikan Prodi Manajemen Dakwah sebagai konsentrasi pada Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Hal ini dilakukan untuk mengamankan status prodi dan jurusan yang belum memiliki izin operasional dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tidak selang berapa lama, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2008, Prodi Manajemen Dakwah mendapatkan perpanjangan izin penyelenggaraan prodi dari Dirjen Diktis No.DJ.I/385/2008 Tanggal 27 Oktober 2008 dengan masa 5 tahun (2013). Setemendapatkan izin dari Dirjen Diktis Kementerian Agama RI, Prodi Manajemen Dakwah terus berbenah diri dan mengupayakan terakreditasi dengan nilai baik.

Proses akreditasi Prodi Manajemen Dakwah membutuhkan waktu yang lama, karena aturan-aturan yang ditetapkan oleh BAN-PT dengan menggunakan format isian borang yang baru. Padahal pada Tahun 2008, Prodi Manajemen Dakwah telah menyelesaikan pengerjaan dan pengisian borang format lama.  Proses pengerjaan pengisian borang akhirnya dilakukan kembali. Dengan kegigihan dan kesolidan tim penyusun akhirnya dalam masa 6 bulan pengisian dan pengumpulan bukti fisik selesai. Pada tahun 2010, borang dikirim ke BAN-PT di Jakarta dan 2 bulan berikutnya tepatnya pada tanggal 23 Juli 2010, Tim Asesor yang diketuai oleh DR. Hj. Sri Mulyani, MA dan di dampingi oleh DR. Hamidah, M.Ag mengadakan visitasi selam adua hari di Prodi Manajemen Dakwah.

Setelah visitasi selesai dilakukan oleh kedua Asesor BAN-PT tersebut, 5 bulan berikutnya, tepat pada tanggal 12 November 2010, Prodi Manajemen Dakwah melalui SK BAN-PT No.025/BAN-PT/AK-XIII/SI/XI 2010 mendapatkan peringkat baik dengan nilai 349 (B). Akreditas ini berlaku hingga tanggal 12 November 2015.